Suryo Prabowo Soroti Kunjungan Kepala Desa ke Kediaman Joko Widodo di Solo

JAYAPURA, LELEMUKU.COM – Tokoh militer Suryo Prabowo menyoroti fenomena banyaknya kepala desa yang melakukan kunjungan ke kediaman mantan Presiden Joko Widodo di Solo, Provinsi Jawa Tengah, baru-baru ini.
Suryo Prabowo menilai pergerakan para kepala desa tersebut bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan sebuah langkah politik yang terstruktur di tingkat akar rumput. Ia menyebut fenomena ini menunjukkan pengaruh mantan presiden tersebut yang masih kuat di tingkat desa.
Menurut analisisnya, kediaman mantan presiden di Solo kini telah berfungsi sebagai pusat pergerakan politik. Setiap kepala desa yang kembali dari kunjungan tersebut dinilai mendapatkan kepercayaan diri tambahan untuk mengondisikan warga di wilayah masing-masing.
Suryo Prabowo menjelaskan bahwa posisi kepala desa sangat strategis dibandingkan dengan struktur partai politik konvensional. Partai politik umumnya hanya memiliki pengurus hingga tingkat kecamatan, sementara kepala desa memiliki hubungan langsung dengan kegiatan harian warga mulai dari pos pelayanan terpadu, acara pernikahan, hingga kegiatan ronda malam.
Terdapat pula indikasi hubungan saling menguntungkan antara pihak desa dan pemerintah pusat. Melalui skema ini, para kepala desa diuntungkan dengan amannya anggaran dana desa dari pemerintah pusat, sementara pihak pusat mendapatkan keuntungan berupa stabilitas angka survei elektabilitas yang tetap terjaga.
"Solo bukan lagi sekadar tempat pensiun tenang, melainkan pusat pergerakan," ujar Suryo Prabowo.
Ia menambahkan bahwa memobilisasi kepala desa sama saja dengan memegang kunci gembok suara dari tingkat bawah. Pengaruh mantan presiden tersebut dinilai tetap mengendalikan konstelasi politik nasional meskipun sudah purnatugas. "Pensiun boleh di daerah, tapi pengaruh tetap mengontrol papan catur nasional," kata Suryo Prabowo. (Evu)