-->

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana Meminta Masyarakat Waspada

JAYAPURA, LELEMUKU.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana meminta masyarakat untuk tetap waspada namun tenang menyusul aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda yang terjadi sejak Jumat (4/9/2020) malam hingga Sabtu (5/9/2020).

Aktivitas gunung api tersebut dilaporkan sangat intens dengan memuntahkan lava pijar. Pihak berwenang mengimbau warga, khususnya di wilayah pesisir Provinsi Banten dan Provinsi Lampung, agar tidak panik terhadap isu tsunami dan selalu memantau perkembangan informasi resmi.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi terus melakukan pemantauan ketat. Terdapat tiga hal utama yang ditekankan, yaitu prioritas keselamatan warga dengan mengosongkan radius bahaya, peningkatan kesiapsiagaan jalur evakuasi, serta kepatuhan masyarakat terhadap arahan petugas.

Sebelumnya, erupsi tercatat berlangsung cukup lama mulai pukul 23.07 WIB hingga 04.40 WIB. Potensi bahaya dari aktivitas ini berupa aliran lava yang dapat disertai dengan lontaran batu pijar serta hujan abu lebat di sekitar kawasan gunung.

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana Berton SP Panjaitan menjelaskan bahwa pengawasan dan patroli di kawasan tersebut perlu diperkuat. Langkah ini penting untuk mencegah masyarakat memasuki zona terlarang demi keselamatan bersama, ujar Berton.

Sementara itu, Kepala Badan Geologi Lana Saria merekomendasikan agar masyarakat, pengunjung, wisatawan, maupun pendaki tidak mendekati atau beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari pusat aktivitas gunung. Masyarakat di wilayah pantai Banten dan Lampung juga diminta tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa dengan mengikuti arahan petugas setempat, kata Lana.

Masyarakat diharapkan terus memantau perkembangan informasi resmi melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi serta Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau guna mengantisipasi perubahan aktivitas gunung secara berkala. (Evu)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel