TPNPB Klaim Dua Anggota Dan Satu Warga Sipil Tewas Dalam Operasi Keamanan Di Yahukimo

JAYAPURA, LELEMUKU.COM – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat mengklaim dua anggota mereka dan satu warga sipil tewas dalam operasi aparat keamanan di Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan pada Jumat (17/7/2026).
Juru bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Sebby Sambom melalui siaran pers pada Sabtu (18/7/2026) menyebutkan bahwa dua anggota yang tewas adalah Homilek Heluka yang berusia 22 tahun dan Ereminus Heluka yang berusia 20 tahun. Selain itu, terdapat satu warga sipil bernama Yafulok Heluka yang berusia 30 tahun dilaporkan turut meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
Hingga saat ini, pihak berwenang dari Tentara Nasional Indonesia maupun Kepolisian Negara Republik Indonesia belum memberikan keterangan resmi untuk mengonfirmasi atau membantah klaim kematian tersebut. Informasi mengenai jumlah korban, identitas, serta kronologi kejadian di lapangan masih memerlukan verifikasi lebih lanjut.
Berdasarkan pernyataan tertulis yang ditandatangani oleh jajaran pimpinan organisasi tersebut termasuk Panglima Tinggi Goliath Tabuni, operasi keamanan itu berlangsung di pusat Kota Dekai. Operasi tersebut diklaim memicu kepanikan di kalangan masyarakat setempat karena dilaksanakan di sekitar kawasan permukiman warga.
Atas insiden ini, pihak kelompok tersebut meminta dilakukan penyelidikan mendalam terkait kematian warga sipil yang diidentifikasi sebagai Yafulok Heluka. Mereka juga menyerukan kepada aparat keamanan untuk tidak melakukan operasi di wilayah permukiman guna menghindari jatuhnya korban dari masyarakat sipil.
Kelompok tersebut juga menyampaikan rasa belasungkawa atas gugurnya dua anggota yang mereka sebut sebagai bagian dari organisasi wilayah Yahukimo. Pihak mereka menyatakan duka mendalam atas kehilangan anggota tersebut dalam operasi keamanan yang terjadi.
Upaya konfirmasi kepada pihak Kepolisian Daerah Papua maupun Komando Daerah Militer setempat terus dilakukan guna mendapatkan kronologi resmi dan rincian peristiwa yang sebenarnya terjadi di Kabupaten Yahukimo. (Evu)