-->

Kios Hari-Hari Perkuat Distribusi Rupiah Di Jayapura

Foto: Lelemuku

JAYAPURA, LELEMUKU.COM – Bank Indonesia bersinergi dengan pelaku usaha mikro kecil dan menengah di Provinsi Papua untuk memperkuat mata rantai distribusi uang Rupiah layak edar hingga ke masyarakat pada Minggu (14/7/2026).

Salah satu pelaku usaha yang berperan aktif adalah Darwin Chandra, pemilik Kios Hari-Hari di Distrik Abepura, Kota Jayapura, yang kini mengelola lima titik layanan BRILink Agen dan dua unit layanan bergerak. Jaringan usaha ini mampu melayani ratusan transaksi setiap hari berupa tarik tunai, setor tunai, transfer, hingga pembayaran tagihan.

Melalui volume transaksi harian tersebut, jutaan rupiah berhasil diedarkan ke masyarakat setempat setiap hari. Keberadaan agen perbankan ini juga turut menggerakkan ekonomi lokal dengan mempekerjakan 15 karyawan, di mana sekitar 70 persen di antaranya merupakan Orang Asli Papua.

Usaha Kios Hari-Hari dirintis sejak 14 Februari 2011 yang awalnya hanya menjual kebutuhan pokok secara terbatas. Perkembangan pesat terjadi setelah bergabung menjadi BRILink Agen pada 2017, hingga berhasil meraih penghargaan tingkat nasional pada 2024 dan 2025.

Layanan harian dari agen perbankan ini melengkapi program berkala Bank Indonesia seperti Ekspedisi Rupiah Berdaulat yang menjangkau wilayah terpencil. Pada 2025, Bank Indonesia Papua mendistribusikan uang tunai sebesar Rp14,8 miliar menggunakan kapal perang TNI Angkatan Laut ke lima pulau terluar di wilayah tersebut.

"Saat ini, kami melayani sekitar 400 hingga 500 transaksi setiap hari, bahkan beberapa titik layanan beroperasi selama 24 jam," ujar Darwin.

Selain mendistribusikan uang, Darwin juga aktif mengedukasi nasabah tentang cara merawat uang Rupiah agar tidak cepat rusak. Ia juga meluruskan mitos di masyarakat mengenai penggunaan staples pada uang kertas.

"Saya memberitahu dan mengajarkanlah sedikit ke nasabah agar usahakan jangan di-staples karena itu merusak uang," katanya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Faturachma, menjelaskan bahwa sinergi dengan berbagai pihak sangat krusial untuk menjangkau pulau-pulau di wilayah terluar. Sementara itu, Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menyatakan bahwa kehadiran agen perbankan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lapangan kerja di berbagai wilayah.

Hingga Maret 2026, jumlah agen perbankan tersebut telah mencapai 1,18 juta mitra yang menjangkau lebih dari 80 persen desa di seluruh Indonesia. Keberadaan jaringan ini diharapkan dapat terus memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat luas.

"Yang terpenting bagi saya adalah bagaimana usaha ini bisa terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar," kata Darwin.

((Evu))

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel