-->

Adam Ilyas Menjelaskan Tantangan Edukasi Hukum Bagi Masyarakat Melalui Media Sosial

JAKARTA, LELEMUKU.COM – Pendiri sekaligus pimpinan redaksi Literasi Hukum Indonesia, Adam Ilyas, menjelaskan berbagai tantangan dalam memberikan edukasi hukum kepada masyarakat melalui media sosial.

Tantangan utama yang dihadapi adalah menjembatani jurang antara aturan hukum tertulis dengan kenyataan praktis di lapangan yang sering kali dikeluhkan oleh warganet. Keluhan tersebut kerap muncul dalam kolom komentar akun Instagram resmi platform tersebut yang menyoroti perbedaan antara teori hukum dan praktik nyata.

Menurut Adam Ilyas, edukasi hukum tidak boleh sekadar menyampaikan bunyi pasal secara normatif melainkan harus memberikan pemahaman kontekstual. Hal ini menjadi semakin penting setelah disahkannya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana yang memperkuat hak-hak berbagai pihak dalam proses peradilan.

Platform Literasi Hukum Indonesia yang beroperasi melalui situs web dan media sosial berupaya menyajikan konten sebagai pintu masuk informasi hukum. Setiap materi yang dipublikasikan melalui infografik maupun video singkat selalu ditelusuri dasar hukumnya secara mendalam untuk menghindari penafsiran yang keliru.

Skeptisisme masyarakat di media sosial tidak dipandang sebagai hambatan melainkan sebagai bahan evaluasi untuk menyusun materi edukasi yang lebih komprehensif. Melalui pendekatan tersebut, masyarakat diharapkan dapat memahami langkah-langkah yang harus diambil ketika hak-hak hukum mereka tidak terpenuhi di lapangan.

"Komentar seperti itu tidak selalu berarti masyarakat menolak untuk belajar hukum. Bisa jadi mereka sedang menceritakan pengalaman ketika prosedur tidak berjalan sebagaimana mestinya. Karena itu, edukasi hukum tidak boleh memberi kesan bahwa apa yang tertulis dalam undang-undang pasti selalu terjadi di lapangan," kata Adam.

"Literasi hukum bukan janji bahwa kenyataan selalu seideal bunyi aturan. Literasi hukum memberikan masyarakat bahasa untuk mengatakan: ini prosedur yang seharusnya, dan ini bagian yang tidak berjalan sebagaimana mestinya," ujar Adam.

Melalui upaya edukasi yang konsisten, platform ini berkomitmen untuk terus menyediakan akses informasi hukum yang akurat dan berimbang bagi seluruh lapisan masyarakat. (Evu)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel