-->

Dua Tentara Amerika Serikat Tewas Akibat Serangan Iran Di Yordania Pada Jumat

JAYAPURA, LELEMUKU.COM – Dua tentara Amerika Serikat dilaporkan tewas dan satu personel lainnya hilang akibat serangan rudal balistik serta drone yang diluncurkan militer Iran ke pangkalan militer di Yordania pada Jumat (17/7/2026).

Komando Pusat Amerika Serikat menyatakan bahwa dua personel militer mereka tewas dalam pertempuran saat mempertahankan diri dari serangan tersebut, sementara empat personel lainnya yang mengalami luka-luka telah diperbolehkan pulang setelah sempat dirawat di rumah sakit Yordania. Pihak militer Amerika Serikat juga menahan informasi identitas prajurit yang tewas hingga 24 jam setelah keluarga terdekat diberitahu.

Korps Garda Revolusi Islam Iran mengonfirmasi telah meluncurkan 10 rudal balistik yang menyasar pusat komando musuh di Timur Tengah serta Pangkalan Udara Al Azraq di Yordania. Serangan ini merupakan bagian dari aksi balasan atas gempuran militer Amerika Serikat pada Kamis (16/7/2026) hingga Jumat (17/7/2026) pagi yang menewaskan sedikitnya delapan orang.

Selain di Yordania, militer Iran juga mengumumkan serangan terhadap pangkalan militer Amerika Serikat di lima negara Timur Tengah lainnya pada Jumat (17/7/2026), yaitu Bahrain, Kuwait, Suriah, Oman, dan Qatar. Di Kuwait, serangan drone Iran dilaporkan melukai beberapa tentara setempat serta menghancurkan sejumlah fasilitas radar, gudang senjata, dan dua armada peluncur roket.

Sementara itu, otoritas di beberapa negara seperti Yordania dan Qatar mengumumkan telah berhasil mencegat sebagian rudal dan drone milik Iran. Di Qatar, operasi pencegatan tersebut mengakibatkan seorang anak terluka akibat terkena pecahan peluru, meskipun militer Iran mengeklaim berhasil merusak sistem radar jarak jauh di Pangkalan Udara Al Udeid.

"Pada 17 Juli, dua personel militer AS di Yordania tewas dalam pertempuran saat Komando Pusat AS (Centcom) dan pasukan mitra mempertahankan diri dari serangan rudal balistik dan drone Iran," kata pihak Komando Pusat Amerika Serikat dalam rilis resminya.

"Sebagai hasil peluncuran 10 rudal balistik, pusat komando dan kendali musuh di Timur Tengah dan Pangkalan Udara Al Azraq di Yordania dihantam," ucap perwakilan Korps Garda Revolusi Islam Iran.

Konflik saling serang antara kedua belah pihak ini dilaporkan terus berlangsung sejak tujuh Juli lalu, dengan ancaman dari pihak Iran yang akan terus menargetkan pangkalan militer lainnya di Timur Tengah jika wilayah mereka kembali diserang. (Gelora)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel