Nicholas William Love II Memukul Aktivis Jake Lang Di Depan Balai Kota Minneapolis

MINNEAPOLIS, LELEMUKU.COM – Seorang pria berkostum Spider-Man bernama Nicholas William Love II memukul seorang aktivis bernama Jake Lang di depan Balai Kota Minneapolis baru-baru ini.
Nicholas William Love II yang berusia 33 tahun dan merupakan warga Inver Grove Heights ditangkap oleh pihak kepolisian setelah kejadian tersebut. Catatan penjara Hennepin County menunjukkan bahwa pria tersebut dibebaskan dari tahanan pada Sabtu malam dengan surat panggilan pengadilan atas tuduhan tindak pidana ringan berupa penyerangan.
Selain Nicholas William Love II, polisi juga menahan 11 orang lainnya termasuk Jake Lang dan rekannya Jayden Scott asal Michigan yang berada di kota tersebut selama Operasi Metro Surge. Warga setempat kemudian menggalang dana melalui GoFundMe untuk membantu biaya medis dan hukum Nicholas William Love II, yang sejauh ini telah mengumpulkan lebih dari 20.000 dolar AS dan sekitar 60.000 dolar AS dari penggalangan dana lainnya dengan jaminan yang ditetapkan sebesar 500 dolar AS.
Peristiwa tersebut bermula ketika Jake Lang membawa poster bernada rasis yang memicu kemarahan warga Minneapolis. Nicholas William Love II kemudian melompat ke atas mobil kabin ganda yang ditumpangi Jake Lang dan melayangkan pukulan ke wajahnya sebelum akhirnya dilerai oleh petugas kepolisian yang berjaga.
Jake Lang sebelumnya pernah terlibat dalam kerusuhan pada enam Januari lalu dan sempat ditangkap, namun ia mendapatkan pengampunan dari Presiden. Dalam aksi di Minneapolis kali ini, ia ditangkap oleh pihak berwajib dengan tuduhan rasisme dan mengganggu ketertiban umum.
"Saat kendaraan bergerak ke arah kerumunan, saya melompat ke atas truk yang sedang melaju, karena saya merasa harus melakukan apa pun untuk melindungi orang-orang di sekitar saya," ujar Nicholas William Love II.
Nicholas William Love II menambahkan bahwa dirinya didorong jatuh, dipukul di bagian wajah, dan diinjak-injak oleh polisi yang menurutnya justru melindungi ancaman sebenarnya. "Setelah saya turun dari truk dan berada di pinggir, sekitar lima petugas polisi datang dari belakang, membanting saya ke permukaan beton dengan kekuatan penuh, dan menahan saya tanpa membacakan hak-hak hukum saya," kata Nicholas William Love II.
Warga Minneapolis menganggap Nicholas William Love II sebagai pahlawan super antifasis yang berjuang demi keadilan melawan tindakan rasisme di kota tersebut. (Evu)