Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia Soroti Dugaan Promosi Minuman Keras Menggunakan Ayat Al-Quran di Jakarta Utara

JAYAPURA, LELEMUKU.COM – Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia Tulus Abadi menyoroti promosi minuman keras yang menggunakan tantangan menghafal Surah Ad-Dhuha dalam festival musik di Ancol, Jakarta Utara, pada Jumat (14/8/2026).
Pihak kepolisian telah mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam promosi minuman keras tersebut. Langkah kepolisian ini dinilai tepat karena penggunaan simbol keagamaan untuk promosi minuman beralkohol diduga mengandung unsur penistaan agama.
Promosi tersebut dinilai telah melukai perasaan masyarakat karena mengabaikan sensitivitas kultur, sosiologis, dan psikologis di Indonesia. Tindakan ini diduga dilakukan secara sengaja dan terencana, bukan sekadar kelalaian biasa.
Kejadian ini berlangsung dalam festival musik bertajuk The Sounds Project yang digelar di kawasan Ancol, Jakarta Utara. Promosi tersebut memicu reaksi keras karena mengaitkan kegiatan keagamaan dengan konsumsi minuman keras.
Terduga pelaku promosi tersebut diketahui merupakan oknum dari anak perusahaan sebuah holding besar yang memproduksi berbagai produk makanan dan minuman di Indonesia. Pihak asosiasi mencatat bahwa tindakan serupa dari oknum grup perusahaan tersebut bukan pertama kalinya terjadi.
Aksi mempromosikan miras dengan salah satu surat Al-Qur’an tidak bisa ditoleransi dan patut diduga tindakan itu adalah kesengajaan, bahkan by design, bukan kealpaan atau kelalaian, kata Tulus Abadi.
Sanksi yang setimpal dengan instrumen hukum pidana diharapkan memberikan efek jera, baik kepada pelaku maupun oknum lain agar tidak meniru dan mengulanginya, kata Tulus Abadi.
Apalagi aksi itu dilakukan oleh oknum dari anak perusahaan dari holding perusahaan ternama, Orang Tua, yang banyak menjual berbagai merek produk makanan dan minuman di Indonesia, kata Tulus Abadi.
Proses hukum lebih lanjut kini diharapkan dapat berjalan secara transparan untuk memastikan keadilan bagi masyarakat. (Evu)