Hubungan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya Dengan Ketua Umum GRIB Jaya Hercules Rosario De Marshal Menjadi Sorotan Publik Di Jakarta

JAKARTA, LELEMUKU.COM – Hubungan antara Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dengan Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Baru Jaya Hercules Rosario de Marshal menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah adanya isu kericuhan saat demonstrasi pada Kamis (27/8/2026).
Kuasa hukum Gerakan Rakyat Indonesia Baru Jaya, Wilson Colling membantah keterlibatan organisasi tersebut dalam kerusuhan yang terjadi di sekitar Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Senayan, Jakarta Pusat. Ia menegaskan bahwa tidak ada instruksi dari pimpinan untuk turun ke jalan, melainkan sebaliknya anggota diminta menjaga ketertiban umum.
Nama organisasi tersebut dikaitkan oleh warganet dengan bentrokan warga di Pejompongan serta pembakaran sebuah truk yang diduga mengangkut anggota organisasi kemasyarakatan pada malam hari tersebut. Di tengah sorotan itu, publik kembali membahas dokumentasi pertemuan antara Sekretaris Kabinet dengan pimpinan organisasi tersebut yang diunggah pada Maret 2026.
Dalam pertemuan di kantor Sekretariat Kabinet tersebut, Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa hubungan baik mereka telah terjalin sejak lama. Ia menyebutkan telah mengenal sosok tersebut sejak 15 tahun lalu dan mengetahui bahwa empat anak dari rekannya itu sedang menempuh pendidikan di luar negeri, seperti di Melbourne, Amerika Serikat, dan Newcastle.
Hercules Rosario de Marshal sendiri memiliki rekam jejak panjang, mulai dari bekerja membantu operasi militer Tentara Nasional Indonesia di Timor Timur hingga menjadi tokoh di kawasan Tanah Abang. Setelah divonis delapan bulan penjara atas kasus penguasaan lahan pada Maret 2019, ia memutuskan meninggalkan dunia lamanya dan beralih menjadi pebisnis serta sempat ditunjuk sebagai tenaga ahli di PD Pasar Jaya. Ia juga dikenal sering lolos dari maut meskipun mengaku pernah dibacok sebanyak 16 kali.
"GRIB tidak terlibat di dalam kerusuhan tersebut. Secara institusi, kelembagaan ya, kami orang hukum pasti mengetahui jika ada pergerakan-pergerakan seperti itu," kata Kuasa Hukum GRIB Jaya Wilson Colling.
"Kawan lama, 15 tahun lalu ketemu," kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Pertemuan dan hubungan baik tersebut kini kembali menjadi perhatian publik di tengah situasi keamanan pasca-demonstrasi di Jakarta. (Evu)