-->

Khalilur Sahlawiy Minta Menteri Prabowo Bekerja Jujur

Foto: Gelora

JAKARTA, LELEMUKU.COM – Tokoh muda Nahdlatul Ulama Khalilur R Abdullah Sahlawiy meminta para menteri dan jajaran Kabinet Merah Putih untuk bekerja secara jujur tanpa membohongi Presiden Prabowo Subianto pada Senin (13/7/2026).

Permintaan tersebut disampaikan di Provinsi DKI Jakarta agar seluruh program pemerintah dapat berjalan dengan baik demi kemajuan bangsa. Khalilur menilai keberhasilan visi besar presiden sangat bergantung pada kinerja para pembantunya di kabinet.

Ia juga menyoroti proses hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah yang menjadi tersangka kasus dugaan korupsi dan pencucian uang. Selain itu, dugaan korupsi dalam Program Makan Bergizi Gratis turut menjadi perhatian karena dapat mengganggu program masyarakat jika tidak dikelola secara akuntabel.

Pemerintah didorong untuk melakukan evaluasi terhadap tata kelola Satgas PKH dengan memperkuat pengawasan antarlembaga. Sinergi antara TNI, Polri, Kejaksaan Agung, Kementerian Keuangan, dan institusi terkait dinilai perlu dibangun melalui sistem pengawasan yang saling mengontrol.

"Presiden memiliki visi yang besar, tetapi keberhasilannya sangat bergantung pada para pembantu yang menjalankan kebijakan tersebut. Jangan sampai Presiden dibohongi oleh bawahannya," kata Khalilur.

"Perkara ini harus diproses secara transparan dan profesional agar tidak menimbulkan keraguan publik terhadap komitmen pemberantasan korupsi," ucap Khalilur.

"Jangan bohongi Presiden dan jangan bohongi rakyat Indonesia. Penegakan hukum harus dijalankan secara adil agar berbagai kebijakan strategis pemerintah benar-benar memberikan manfaat besar bagi masyarakat," ujar Khalilur.

Keterbukaan informasi diharapkan menjadi kunci utama untuk mencegah konflik berkepanjangan serta rasa saling curiga antarlembaga negara di masa mendatang. ((Evu))

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel