-->

Abdulrahman Kotala Meninjau Potensi Wisata Bahari Di Kabupaten Sarmi

SARMI, LELEMUKU.COM – Staf Tinker Hukum Setditjen Keslan Kementerian Kesehatan Abdulrahman Kotala meninjau potensi wisata bahari di Pulau Liki dan Pulau Armo, Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, pada Kamis (24/10/2024).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung keindahan alam laut Sarmi yang memiliki daya tarik berupa gugusan pulau kecil serta kawanan lumba-lumba. Kawasan ini dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata kelas dunia melalui promosi internasional.

Pemerintah daerah setempat berencana menjalin kerja sama dengan pelaku tur dan agen perjalanan internasional guna mempromosikan paket wisata air, pengamatan lumba-lumba, serta keunikan budaya lokal. Promosi ini ditargetkan menyasar pasar Eropa karena rute kapal pesiar yang strategis dan tingginya minat wisatawan asing terhadap ekowisata.

Namun, pengembangan pariwisata di wilayah tersebut masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan kemampuan bahasa Inggris di kalangan masyarakat pulau. Padahal, interaksi langsung antara penduduk lokal dengan wisatawan mancanegara dari kapal pesiar yang singgah sering terjadi di kawasan tersebut.

Sebagai solusi, pemerintah daerah bersama lembaga pendidikan dan organisasi non-pemerintah akan menyelenggarakan program pelatihan bahasa Inggris fungsional. Pelatihan ini juga akan mencakup materi pengelolaan pondok wisata, pemanduan wisata, serta keselamatan laut agar pelayanan kepada pengunjung lebih maksimal.

Keunikan alam dan keanekaragaman hayati laut Sarmi memberi peluang besar bagi pengembangan wisata bahari berkelanjutan, kata Abdulrahman.

Program ini menekankan keterampilan dasar komunikasi, kosakata pariwisata, serta etika layanan wisata, selain itu pelatihan akan memasukkan materi pengelolaan homestay, pemanduan wisata, dan keselamatan laut sehingga masyarakat dapat menyediakan layanan yang aman dan ramah bagi pengunjung mancanegara, ujar Abdulrahman.

Pemerintah juga mendorong pembentukan kelompok sadar wisata dan pelatihan kewirausahaan agar masyarakat setempat dapat aktif berpartisipasi dalam industri kreatif, seperti pembuatan kerajinan tangan dan kuliner khas. Langkah ini diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru serta memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga sekitar. (Evu)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel