-->

TAWUR AGUNG KESANGA HARI RAYA NYEPI TAHUN BARU SAKA 1941

Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul TAWUR AGUNG KESANGA HARI RAYA NYEPI TAHUN BARU SAKA 1941. Silahkan baca dan menyimak artikelnya.

PENYEMATAN UDENG KEPADA WALI KOTA JAYAPURA OLEH PINANDITA

JAYAPURAKOTA – Menjelang Hari Raya Nyepi tahun baru Saka 1941, Umat Hindu di Kota Jayapura yang tergabung dalam komunitas Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), adakan Tawur Agung Kesanga yang mengusung tema “Melalui Catur Brata Penyepian Kita Sukseskan Pemilu 2019”. Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM mengajak umat Hindu untuk terus mengamalkan Tri Hita Karana. “Konsep keseimbangan, kedamaian dan keharmonisan antara manusia dan sang pencipta serta manusia dan alam semesta harus terus dijaga terkhusus lingkungan tempat tinggal kita harus dijaga kebersihannya dan kelestariannya,” katanya membuka upacara Tawur Agung Kesanga di Taman Imbi, Rabu 6 Maret 2019.

Dalam melancarkan prosesi hari raya Nyepi yang bertepatan dengan upacara HUT ke-109 Kota Jayapura, Wali Kota Jayapura membuat kebijakan pelaksanaan upacara diundur pada 8 Maret 2019. Hal tersebur sebagai wujud toleransi antar umat beragama dengan tidak beraktivitas pada hari suci umat Hindu. Akan tetapi, pesta rakyat HUT Kota Jayapura tetap diselenggarakan pada 7 Maret 2019 malam hari yang berpusat di Taman Imbi.

TARIAN PADA UPACARATAWUR AGUNG KESANGA

Serangkaian kegiatan reflektif telah dilaksanakan umat Hindu jelang hari raya Nyepi. Kegiatan Tapabratha, Upawase dan tradisi keagamaan lain menjadi sebuah kontemplasi, serta perenungan dan refleksi diri. Pada hari sebelumnya, PHDI Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura telah melaksanakan upacara Melasti di pantai Base G, sebagau wujud pensucian diri.

Ketua PHDI Kota Jayapura Ida Bagus Sutakertya, MSi mengucap syukur atas terselenggaranya upacara Tawur Agung Kesanga yang diwarnai dengan guyuran hujan. Ia mengatakan kiranya momentum Nyepi dapat dilaksanakan dengan khusuk oleh setiap umat Hindu. “Menyambut Nyepi semoga catur berata penyucian yakni amati geni, amati karya, amati lelanguan dan amati lelungaan dapat dilaksanakan dengan baik,” katanya.

WALI KOTA JAYAPURA DR BENHUR TOMU MANO, MM, BERSAMA WAKIL WALI KOTA JAYAPURA IR H RUSTAN SARU, MM, KAPOLRESTA JAYAPURA AKBP GUSTAV R URBINAS, SH, SIK, DAN TOKOH AGAMA HINDU PASCA UPACARA TAWUR AGUNG KESANGA

Selama Nyepi, umat Hindu akan melalui prosesi yang mengharuskan umatnya melaksanakan amati geni yang artinya menjalankan aktivitas no gadget selama Nyepi. Kemudian, amati karya yang artinya tidak melakukan pekerjaan, juga sebagai momen memuliakan diri dan memberikan waktu mengintrospeksi diri. Amati lelanguan atau tidak bersenang-senang untuk diri sendiri. Terakhir, amati lelungaan atau tidak berpergian keluar rumah, yang keempatnya dilaksanakan selama Nyepiagar diberikan anugerah kesucian oleh Sang Hyang Widhi Yasa. (HUMAS)

Humas Setda Kota Jayapura

The post TAWUR AGUNG KESANGA HARI RAYA NYEPI TAHUN BARU SAKA 1941 appeared first on Humas Pemerintah Kota Jayapura.


Terima kasih karena telah membaca informasi tentang TAWUR AGUNG KESANGA HARI RAYA NYEPI TAHUN BARU SAKA 1941 . Silahkan membaca berita lainnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel