Rocky Gerung Desak Presiden Prabowo Subianto Batalkan Perjanjian Dengan Elite Politik Di Jakarta

JAYAPURA, LELEMUKU.COM – Pengamat politik Rocky Gerung mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk membatalkan kesepakatan yang disebutnya sebagai perjanjian putih dengan para elite pada Minggu (16/8/2026). Desakan ini didasari pandangan bahwa kelompok elite tersebut tidak mampu memahami pemikiran dan kegelisahan politik sang presiden.
Rocky menilai bahwa setelah berjalan selama dua tahun, tidak mungkin Presiden Prabowo terus bergantung pada elite yang tidak memahami dirinya. Oleh karena itu, ia menyarankan agar kesepakatan tersebut diganti dengan kontrak baru bersama publik.
Langkah ini dinilai penting agar kebijakan yang diambil pemerintah dapat lebih selaras dengan kepentingan masyarakat luas, sekaligus melepaskan ketergantungan dari kepentingan kelompok tertentu.
Pernyataan ini muncul di tengah spekulasi dari sejumlah pengamat yang memprediksi akan adanya perombakan kabinet besar-besaran hingga Oktober 2026. Namun, pihak Istana Kepresidenan segera memberikan klarifikasi terkait isu perombakan tersebut.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa fokus pemerintah saat ini bukan melakukan perombakan besar, melainkan mengisi kekosongan jabatan pada beberapa posisi wakil menteri.
"Dibatalin perjanjian putih dibatalin aja, kan dia bikin perjanjian putih dengan Melitenya ini. Sekarang elite nya itu tidak mampu membaca seluruh kejujuran pikiran Prabowo seluruh kegelisahan politik dia, seluruh endapan historis dia tentang sosialisme misalnya," ujar Rocky Gerung.
"Sampai hari ini belum ada rencana reshuffle Kabinet Merah Putih. Sekali lagi kalaupun kemudian akan ada terjadi perubahan atau diistilahkan reshuffle, barangkali prioritasnya adalah kepada mengisi jabatan-jabatan yang oleh karena sesuatu hal saat ini jabatan-jabatan itu kosong. Contohnya adalah Wakil Menteri Pertanian, kemudian Wakil Menteri Imipas," kata Prasetyo Hadi saat memberikan keterangan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Jumat (7/8/2026). (Gelora)