-->

Pelayanan Rumah Sakit Pratama Nikiwar Dihentikan Sementara

Foto: Lelemuku

TELUK WONDAMA, LELEMUKU.COM – Pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Pratama Nikiwar, Distrik Nikiwar, Kabupaten Teluk Wondama, Provinsi Papua Barat dihentikan sementara sejak satu minggu terakhir. Penghentian layanan kesehatan ini terjadi akibat adanya aksi mogok kerja yang dilakukan oleh para tenaga kesehatan di rumah sakit tersebut.

Aksi mogok tersebut dipicu oleh protes terhadap kepemimpinan direktur rumah sakit yang dinilai tidak transparan dalam pengelolaan manajemen serta mengabaikan kesejahteraan staf. Sebanyak 23 tenaga kesehatan honorer, termasuk Pelaksana Tugas Direktur Aldyf Rorong, kini tengah menanti kepastian terkait pembayaran hak gaji mereka.

Penutupan fasilitas medis yang dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus Kementerian Kesehatan senilai Rp55 miliar ini berdampak langsung pada sekitar 691 jiwa warga di Distrik Nikiwar. Masyarakat yang membutuhkan perawatan medis kini terpaksa menempuh perjalanan jauh menuju wilayah Windesi dengan melewati infrastruktur jalan yang rusak berat.

Sebagai bentuk protes, para tenaga kesehatan memasang spanduk tuntutan pembayaran upah di area pintu masuk dan memalang pintu utama gedung menggunakan kayu. Kondisi geografis daerah yang didominasi wilayah pesisir dan kepulauan juga mempersulit warga untuk mengakses fasilitas kesehatan alternatif seperti Rumah Sakit Umum Daerah Alberth Torey di Wasior.

"Sebelumnya, jika tenaga honorer keluar, pelayanan kesehatan tidak akan berjalan," kata Kepala Distrik Nikiwar.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Wondama maupun pemerintah kabupaten setempat mengenai tuntutan hak para pekerja tersebut. Warga setempat sangat berharap pemerintah daerah segera turun tangan memberikan solusi nyata agar aktivitas pelayanan di Rumah Sakit Pratama Nikiwar dapat kembali beroperasi secara normal. ((Evu))

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel