-->

Aprilina Begal Didik Anak Mandiri Lewat Usaha Ayam Petelur

Foto: Lelemuku

JAYAPURA, LELEMUKU.COM – Seorang warga Kota Jayapura, Provinsi Papua, bernama Aprilina Harlin Begal merintis usaha ayam petelur secara swadaya sejak tahun 2024 demi mendidik anak-anaknya agar hidup mandiri. Langkah nyata ini diambil di tengah tantangan ekonomi yang sedang dihadapi oleh masyarakat di wilayah tersebut.

Saat ini, usaha mandiri tersebut telah berkembang dengan mengelola 6.700 ekor ayam yang ditempatkan di dua kandang berbeda. Produksi harian dari peternakan ini mampu menghasilkan sekitar 5.400 butir telur atau setara dengan 30 ikat.

Keputusan wanita berusia 53 tahun tersebut untuk terjun ke dunia bisnis didorong oleh keinginan memberikan ruang aktivitas produktif bagi dua anaknya yang baru menyelesaikan studi di Universitas Cenderawasih. Meskipun telah lulus dari Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Hukum, kedua anaknya belum mendapatkan pekerjaan formal.

Guna menjalankan operasional usaha ini, Aprilina harus mendatangkan pakan ayam dari Makassar dengan biaya mencapai Rp211 juta untuk 550 karung setiap bulan. Selain biaya pakan yang tinggi, ia juga harus menghadapi persaingan ketat dari pasokan telur luar daerah seperti Surabaya dan Makassar yang masuk ke pasar lokal Papua.

Hasil produksi telur dipasarkan secara langsung di Kawasan Ale-ale, Padang Bulan, Kelurahan Hedam, Distrik Heram, serta di lokasi kandang di Kampung Holtekam, Distrik Muara Tami. Penjualan menggunakan sistem klasifikasi berat, yaitu grade A seberat 61-70 gram seharga Rp65 ribu, grade B seberat 55-60 gram seharga Rp55 ribu, grade C seberat 51-54 gram seharga Rp50 ribu, dan grade D di bawah 50 gram seharga Rp45 ribu.

"Saya memulai usaha ini karena ingin memberikan contoh kepada anak-anak saya bahwa bekerja keras dan mandiri adalah jalan menuju kehidupan yang lebih baik," ujar Aprilina kepada Lelemuku.com pada Rabu (8/7/2026).

"Jangan takut gagal. Jika kita sudah yakin dan konsisten, hasilnya akan terlihat. Yang terpenting adalah kemauan untuk terus belajar dan bekerja keras. Saya ingin anak-anak saya tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, tidak hanya mengandalkan gelar, tetapi juga memiliki jiwa wirausaha," kata Aprilina.

Melalui usaha ini, Aprilina juga memberdayakan lima pekerja lokal untuk membantu operasional harian di kandang, sementara dua anak perempuannya dilibatkan aktif sebagai admin guna mempelajari pengelolaan keuangan sejak dini. ((Evu))

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel