Militer Amerika Serikat Kembali Melancarkan Serangan Udara ke Wilayah Iran

JAYAPURA, LELEMUKU.COM – Militer Amerika Serikat kembali melancarkan gelombang serangan udara ke sejumlah sasaran strategis di Iran pada Jumat (17/7/2026).
Serangan ini menandai aksi militer yang dilakukan selama enam malam secara berturut-turut oleh pasukan Amerika Serikat. Serangan terbaru tersebut menyasar beberapa wilayah penting di Iran, termasuk Bandar Abbas, Ahvaz, dan Iranshahr.
Komando Pusat Militer Amerika Serikat menyatakan bahwa operasi ini bertujuan untuk melemahkan kemampuan Iran dalam mengancam jalur pelayaran internasional di kawasan tersebut. Sasaran utama meliputi pusat komando, lokasi pertahanan udara, fasilitas rudal dan drone, serta pos pengawasan pantai.
Sebelum serangan di Bandar Abbas, militer Amerika Serikat juga telah menggempur lokasi pertahanan pantai dan rudal jelajah di Pulau Greater Tunb. Operasi penyerangan di pulau tersebut dilaporkan berlangsung selama 90 menit.
Komando Pusat Militer Amerika Serikat menegaskan bahwa seluruh rangkaian operasi militer ini berjalan di bawah arahan langsung dari Presiden Amerika Serikat selaku Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata.
"Pasukan AS menyerang pusat komando Iran, lokasi pertahanan udara, kemampuan rudal dan drone, serta fasilitas pengawasan pantai untuk semakin mengurangi kemampuan Iran mengancam para pelaut yang mengoperasikan kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz," kata Komando Pusat Militer Amerika Serikat dalam pernyataan resminya.
"Militer AS meminta pertanggungjawaban Iran sesuai arahan Panglima Tertinggi," ucap Komando Pusat Militer Amerika Serikat.
Hingga saat ini, media di Iran telah melaporkan terjadinya ledakan di beberapa kota tersebut, namun pemerintah Iran belum merilis pernyataan resmi mengenai jumlah korban jiwa maupun skala kerusakan yang ditimbulkan oleh serangan ini. (Evu)