-->

Anies Baswedan Resmikan Sekolah Net Zero Carbon


JAKARTA, LELEMUKU.COM - Sekolah net zero carbon yang baru diresmikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diharapkan menjadi standar baru untuk sekolah negeri di Ibu Kota. Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra Sastroamidjojo mengatakan saat ini baru ada 4 sekolah net zero carbon.

Politikus PSI itu ingin semakin banyak sekolah negeri di Jakarta yang mengadopsi konsep green building masa depan. "Kami harap tidak berhenti di 4 sekolah ini saja," kata Anggara dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 30 September 2022.
Pemprov DKI Jakarta diminta menetapkan target kapan semua sekolah negeri di Jakarta punya bangunan rendah emisi yang ramah lingkungan dengan desain abad 21 tersebut. Anggara mengatakan proyek rehabilitasi sekolah net zero itu dapat menambah rasa bangga para siswa sekolah negeri Jakarta.

Selain berharap semua sekolah negeri Jakarta mengadopsi konsep green building, Anggara juga mengingatkan agar Pemprov DKI Jakarta tetap menjalankan tugas untuk memenuhi kebutuhan dasar akses pendidikan. HIngga saat ini ada banyak kelurahan di DKI Jakarta yang belum punya sekolah negeri, baik tingkat SD, SMP, hingga SMA.

"Ada 165 kelurahan belum memiliki SMA, 89 kelurahan belum punya SMP dan 16 kelurahan belum punya SD," katanya.

Siswa berjalan di depan kelas di SD Negeri Ragunan 08 Pagi, Jakarta, Kamis, 29 September 2022. Pemprov DKI Jakarta meresmikan empat gedung sekolah berkonsep Net Zero 2022. Revitalisasi keempat gedung sekolah menelan anggaran Rp 126 miliar. Revitalisasi sekolah negeri menjadi konsep net zero ini menurut Anies yang pertama di Indonesia. Adapun empat sekolah yang sedang direvitalisasi dengan konsep net zero carbon tersebut yakni SDN Duren Sawit 14 Jakarta Timur, SDN Grogol Selatan 09 Jakarta Selatan, SDN Ragunan 08 Pagi, 09 Pagi, 11 Petang, Jakarta Selatan, SMAN 96 Jakarta, Jakarta Barat. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

Anggara mengatakan Pemprov DKI harus menambah jumlah sekolah negeri. Keterbatasan kuota di sekolah negeri menyebabkan siswa harus bersaing untuk bisa bersekolah. "Kasihan wilayah yang tidak punya sekolah, dengan sistem zonasi sekarang," ujarnya.

Rabu lalu, Gubernur Anies Baswedan meresmikan 4 sekolah net zero 2022 (net zero schools) di SD Negeri Ragunan 08 di Jakarta. Proyek rehabilitasi sekolah ini adalah upaya memajukan pendidikan sesuai perubahan zaman.

Proyek rehabilitasi gedung sekolah rendah emisi ini diharapkan akan menyebar ke seluruh daerah di Jakarta. Sehingga nanti tercipta bangunan ramah lingkungan yang  dapat menurunkan emisi karbon.

"Jakarta resmi menjadi tempat pertama sekolah negeri yang memiliki konsep net zero school", kata Anies, Rabu lalu.

Sekolah net zero itu adalah sekolah yang dibangun dengan konsep emisi rendah karbon. Sekolah itu hemat energi saat dioperasikan karena sebagian besar kebutuhan energinya berasal dari energi terbarukan. Bangunan sekolah itu dirancang dengan mengoptimalkan ventilasi alam dan pencahayaan alami. Dengan mengurangi penggunaan energi listrik, bangunan itu rendah emisi gas karbon.

Pembangunan 4 sekolah net zero itu menelan biaya Rp126 miliar dari APBD DKI. Proyek rehabilitasi ini adalah sekolah percontohan menuju target Jakarta kota emisi nol pada 2050.

Empat sekolah net zero carbon yang diresmikan Anies itu adalah SD Negeri Duren Sawit 14, SD Negeri Ragunan 08 di Pasar Minggu, SD Negeri Grogol Selatan 09 di Kebayoran dan SMA 96 Jakarta di Cengkareng.(Tempo)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel