Mongie : MPPD, Sarana Strategis Implementasi Keputusan Organisasi
pada tanggal
Monday, December 10, 2018
Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul Mongie : MPPD, Sarana Strategis Implementasi Keputusan Organisasi. Silahkan baca dan menyimak artikelnya.
Ambon,mollucastimes.com-Dalam rangka mengembangkan serta mengimplementasikan keputusan organisasi, Musyawarah Pimpinan Paripurna Daerah (MPPD) di setiap daerah merupakan sarana yang strategis, tidak terkecuali bagi AMGPM Daerah Kota Ambon.
Demikian ketegasan yang disampaikan Ketua Bidang V Pengurus Besar AMGPM Dakota, Roy Jericho Mongie lewat arahan pada pembukaan MPPD ke-28 Dakota di Gereja Silo, 09/12/18.
"MPPD dalam perspektif bersama adalah tindakan teologis yang diaktakan melalui evaluasi serta kebijakan konkrit. Dan ini yang harus dilakukan dalam MPPD ke-28 tahun 2018," akunya.
Beberapa hal yang perlu diwujudkan dalam kebutuhan AMGPM, lanjutnya, bahwa MPPD harus mengevaluasi gerak pelayanan dan pengembangan organisasi secara kritis bahkan mereformulasi strategi bagi pengembangan pelayanan dan pembinaan kader organisasi. Membudayakan program prioritas dengan manajemen program yang terukur kemudian dievaluasi dari tingkat Ranting, Cabang, Daerah dan Pengurus Besar. Melakukan studi wilayah di tiap daerah secara tetap dalam menginput dan memprioritaskan masalah pelayanan disesuaikan dengan karakterisitik masing-masing dilengkapi laporan berbasis data. Menjadikan AMGPM sebagai wadah gerejawi yang khas serta memiliki peran profetik yang unik. Merumuskan program kegiatan berbasis penguatan kepada masyarakat
Ditegaskan Mongie, tanggungjawab AMGPM adalah menjaga serta menjadikannya sebagai organisasi gereja yang memiliki integritas diri.
"Marilah kita muliakan Allah dan bertekad membaharui diri sebagai komitmen dalam memaknai Natal 2018. Itulah integritas yang selalu harus ada dalam gerak dan semangat AMGPM Dakota. Selain itu perlu diingatkan kepada para kader agar menjaga solidaritas organisasi , rawatlah perdamaian sambil mengembangkan budaya Orang Basudara, hindari agitasi, provokasi, kriminalisasi, hindari benturan ," jelasnya
Ditambahkan, Pengurus Besar berkepentingan mendapatkan hasil keputusan MPPD 2016-2018.
"Hal ini sangat penting karena akan dijadikan sebagai dokumen untuk mengevaluasi capaian program strategis sesuai arahan GBPP 2015-2020. Kami berharap apapun yang menjadi hasil MPPD ke-28 ini mampu memberikan arah baru bagi kelanjutan kehidupan AMGPM Dakota dalam rangka merealisasikan seluruh program yang termuat dalam misi AMPGM Dakota sendiri. Kami percaya Tuhan Yesus yang adalah Kepala Gereja terus memberkati kerja serta pengabdian di tahun depan lewat akta keputusan MPPD tahun 2018 ini," tutup Mongie.
Pembukaan MPPD ke-28 AMGPM Dakota tahun 2018dintadai denganpemulukan tifa oleh etu Bidang V Pegurus Besar AMGPM Dakota, Roy Jericho Mongie didampingi Sekertaris Kota Ambon, A.G Latuheru, Ketua AMGPM Dakota Billy Latubessy serta Ketua Panitia MPPD, C.Samson.
(MT-01)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Mongie : MPPD, Sarana Strategis Implementasi Keputusan Organisasi . Silahkan membaca berita lainnya.
Demikian ketegasan yang disampaikan Ketua Bidang V Pengurus Besar AMGPM Dakota, Roy Jericho Mongie lewat arahan pada pembukaan MPPD ke-28 Dakota di Gereja Silo, 09/12/18.
"MPPD dalam perspektif bersama adalah tindakan teologis yang diaktakan melalui evaluasi serta kebijakan konkrit. Dan ini yang harus dilakukan dalam MPPD ke-28 tahun 2018," akunya.
Beberapa hal yang perlu diwujudkan dalam kebutuhan AMGPM, lanjutnya, bahwa MPPD harus mengevaluasi gerak pelayanan dan pengembangan organisasi secara kritis bahkan mereformulasi strategi bagi pengembangan pelayanan dan pembinaan kader organisasi. Membudayakan program prioritas dengan manajemen program yang terukur kemudian dievaluasi dari tingkat Ranting, Cabang, Daerah dan Pengurus Besar. Melakukan studi wilayah di tiap daerah secara tetap dalam menginput dan memprioritaskan masalah pelayanan disesuaikan dengan karakterisitik masing-masing dilengkapi laporan berbasis data. Menjadikan AMGPM sebagai wadah gerejawi yang khas serta memiliki peran profetik yang unik. Merumuskan program kegiatan berbasis penguatan kepada masyarakat
Ditegaskan Mongie, tanggungjawab AMGPM adalah menjaga serta menjadikannya sebagai organisasi gereja yang memiliki integritas diri.
"Marilah kita muliakan Allah dan bertekad membaharui diri sebagai komitmen dalam memaknai Natal 2018. Itulah integritas yang selalu harus ada dalam gerak dan semangat AMGPM Dakota. Selain itu perlu diingatkan kepada para kader agar menjaga solidaritas organisasi , rawatlah perdamaian sambil mengembangkan budaya Orang Basudara, hindari agitasi, provokasi, kriminalisasi, hindari benturan ," jelasnya
Ditambahkan, Pengurus Besar berkepentingan mendapatkan hasil keputusan MPPD 2016-2018.
"Hal ini sangat penting karena akan dijadikan sebagai dokumen untuk mengevaluasi capaian program strategis sesuai arahan GBPP 2015-2020. Kami berharap apapun yang menjadi hasil MPPD ke-28 ini mampu memberikan arah baru bagi kelanjutan kehidupan AMGPM Dakota dalam rangka merealisasikan seluruh program yang termuat dalam misi AMPGM Dakota sendiri. Kami percaya Tuhan Yesus yang adalah Kepala Gereja terus memberkati kerja serta pengabdian di tahun depan lewat akta keputusan MPPD tahun 2018 ini," tutup Mongie.
Pembukaan MPPD ke-28 AMGPM Dakota tahun 2018dintadai denganpemulukan tifa oleh etu Bidang V Pegurus Besar AMGPM Dakota, Roy Jericho Mongie didampingi Sekertaris Kota Ambon, A.G Latuheru, Ketua AMGPM Dakota Billy Latubessy serta Ketua Panitia MPPD, C.Samson.
(MT-01)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Mongie : MPPD, Sarana Strategis Implementasi Keputusan Organisasi . Silahkan membaca berita lainnya.