-->

Korban Tewas Banjir Di Prefektur Chiba Jepang Bertambah Menjadi Sembilan Orang

JAYAPURA, LELEMUKU.COM – Jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir yang melanda Prefektur Chiba di Jepang dilaporkan bertambah menjadi sembilan orang hingga Minggu (16/8/2026).

Sebagian besar korban tewas ditemukan dalam kondisi terjebak di dalam mobil yang tenggelam di tengah jalan. Kantor manajemen bencana Chiba pada Sabtu (15/8/2026) sebelumnya melaporkan jumlah korban meninggal dunia sebanyak delapan orang.

Bencana banjir yang belum pernah terjadi sebelumnya ini dilaporkan stasiun televisi NHK merendam lebih dari 1.000 rumah warga serta memutus akses transportasi karena air menggenangi jalan raya dan rel kereta api. Selain itu, terdapat sekitar 1.200 mobil yang terbengkalai di jalanan, dengan lebih dari 70 rumah dilaporkan hancur dan hampir 600 rumah kemasukan air hingga ke bagian dalam.

Hujan deras yang mengguyur sejak Kamis (13/8/2026) malam juga memicu peringatan tanah longsor dan pemadaman aliran listrik. Stasiun cuaca Chiba mencatat curah hujan mencapai 30 sentimeter dalam waktu 24 jam, yang menjadikan Agustus sebagai bulan paling basah sejak 60 tahun terakhir.

Pada Jumat (14/8/2026) pagi, Kota Chiba mencatat curah hujan hingga tiga kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan kondisi normal sepanjang bulan Agustus. Para ilmuwan menyebutkan bahwa curah hujan tinggi di atas normal ini merupakan dampak dari perubahan iklim akibat aktivitas manusia yang membuat cuaca ekstrem menjadi lebih sering, lebih lama, dan lebih intens.

Hujan lebat kali ini diperkirakan mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, kata pejabat Badan Meteorologi Jepang.

Para pakar meteorologi juga memperkirakan wilayah Chiba masih akan menerima hujan lebat dengan level tertinggi yang belum pernah terjadi sebelumnya (Evu)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel