-->

Upacara Peringatan Hardiknas Tahun 2021 di Tanimbar

SAUMLAKI, LELEMUKU.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Dinas Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus (Dikmendiksus) Tanimbar, Provinsi Maluku mengikuti upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2021 bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset Teknologi (Kemendikbud-Ristek) Republik Indonesia (RI) secara virtual pada Minggu, 2 Mei 2021 pukul 10.00 WIT.

Menurut Kepala Dispendikbud Tanimbar Herman Joseph Lerebulan hal tersebut telah tetuang dalam surat edaran Mendikbud-Ristek Nadiem Makarim dengan tema ‘Serentak Bergerak Wujudkan Merdeka Belajar’.

Pelaksanaan upacara diikuti dari Aula Tut Wuri Handayani Dispenbud Tanimbar secara terbatas dihadiri oleh pejabat struktural baik di Dispenbud dan Dikmendiksus, Kepala Sekolah (Kepsek) dan perwakilan siswa tingkat PAUD, SD, SMP, SMA dan SMK di Saumlaki, Kecamatan Tanimbar Selatan (Tansel) dan sekitarnya dengan mengenakan busana berbahan Tais atau Tenun Tanimbar.

“Ini tidak terbuka, hanya terbatas sesuai dengan anjuran,” ujar Lerebulan kepada Lelemuku.com.

Kepala Dikmendiksus Tanimbar, Pieter Liur mengatakan pelaksanaan Hardiknas tahun ini memang berbeda dari biasanya Karena masa pandemi, namun pihaknya bersyukur lewat momen itu pihaknya yang secara aturan dibawah Dispendikbud Maluku dapat merayakan Hardiknas bersama Dispendikbud Tanimbar.

Ia menyebutkan pihak sekolah SMA dan SMK di 8 Kecamatan lainnya tetap melangsungkan upacara bendera secara terbatas dan mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes).

“Lewat hasil koordinasi bersama Kadispendikbud Lerebulan, kami pun melakukan upacara hardiknas ini. Berharap lewat momen ini pendidikan di Tanimbar dapat terus berjalan sesuai dengan tema merdeka belajar,” harap dia.

Sementara itu, dalam amanat Mendikbud-Ristek Nadiem mengatakan momen Hardiknas 2021 tidak hanya sekadar memperingati hari lahir Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hadjar Dewantara. Namun lebih dari itu, Hardiknas adalah momentum merefleksikan kembali langkah serta kebijakan yang telah dikerjakan dalam dunia pendidikan.

“Transformasi ini adalah tetap bersandar pada sejarah bangsa, dan juga keberanian menciptakan sejarah baru yang gemilang,” pesan Nadiem. (Laura Sobuber)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel

Loading...
loading...