Sebungkus Nasi Dari Pak Polisi
Tribratanews.polri.go.id- Jakarta – Dapur umum yang membentuk TNI-Polri, menjadi bentuk nyata kepedulian
Mama Kailola sangat bersyukur, meminta siang yang masih belum bisa siang. Siang itu ia mendapatkan sebungkus nasi dari seorang polisi.
Tiap pembeli, Mama Kailola menjual pinang di Kota Jayapura, Papua. Sayangnya, pinang yang dijual Mama Kailola tidak laku, ia hanya tahu saja.
“Corona membuat hasil penjualan pinang menurun,” ucap Mama Kailola dengan wajah sedih, di sudut pasar Jayapura pada Kamis (16/4/20).
Beruntungnya, ia mendapatkan sebungkus nasi dari seorang polisi yang baik hati.
“Makan siang dari polisi ini membantu saya. Lebih lanjut bicara tak menentu seperti ini. Seluruh masyarakat di Kota Jayapura berharap semoga kegiatan ini tetap dilakukan selama penyebaran virus corona,” ungkapnya.
Rupanya, kegiatan pembagian nasi bungkus tersebut dilakukan oleh TNI-Polri di dapur umum Polda Papua. Briptu Asman selaku koordinator kegiatan mengundang, kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian TNI-Polri terhadap masyarakat yang mempengaruhi virus corona. Setiap, 500 nasi bungkus dibagikan gratis kepada masyarakat.
“TNI Polri memasak untuk makanan ini. Kami mendirikan dapur lapangan di Polda Papua yang dikhususkan untuk masayarakat Kota Jayapura. Kami meminta bantuan ini dapat bermanfaat,” katanya.
Dapur umum yang didirikan TNI-Polri di Polda Papua, tidak hanya didirikan di Papua. Tiap Polda juga Kodam di seluruh Indonesia membangun dapur umum guna membantu masyarakat yang kesulitan ekonominya terkait wabah virus corona. Sudah pemerintah daerah sudah mengeluarkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) atau belum.
Demi kepedulian sosial dan bantuan, anggota TNI dan Polri yang saling bahu membahu, bahkan semua nasi bungkus diberikan kepada masyarakat secara cuma-cuma.
Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Nana Sudjana menyampaikan, hadir dapur umum menunjukkan kepedulian sosial dan kemanusian TNI – Polri kepada masyarakat yang ekonominya terimbas dalam menggunakan wabah Covid-19.
Ia akan disampaikan, rencananya, dapur umum akan berlangsung selama dua puluh hari ke depan. Di Polda Metro Jaya sendiri, para anggota TNI-Polri menyediakan 500 nasi bungkus siap santap yang disediakan langsung disediakan bagi setiap rumah. Sampai saat ini, Polda Metro Jaya sudah mendirikan dapur umum di 11 titik di wilayah Jakarta.
“Kami mendistribusi ada yang dari rumah ke rumah dan ada juga yang dibawa pulang. Jika pintu ke pintu kami lakukan dengan anggota TNI dan Polri langsung ke masyarakat dan warga juga bisa mendapatkan makanannya di sini, ”katanya, di Jakarta pada Kamis (16/4/20).
Ia pun tak berhenti mengingatkan masyarakat untuk menerapkan physical distancing guna memutus penyebaran Covid-19. Apalagi, saat ini Jakarta sudah menerapkan PSBB.
“Yang kita harapkan tetap menjaga physical distancing (jaga jarak) untuk mencegah penularan virus corona,” katanya.
Senada disampaikan Kepala Operasi Terpusat Kontinjen Aman Nusa II Penanganan Covid-19 Tahun 2020, Komjen Agus Adrianto.
Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri itu menyatakan, dapur umum didirikan sebagai upaya TNI-Polri menghadirkan jaring pengaman sosial bagi masyarakat di masa pandemi Covid-19.
“Dapur umum didirikan untuk mengamankan jaring pengaman sosial agar masyarakat tidak kelaparan. Karena masalah perut sangat rawan. Orang bila lapar tidak akan bisa berpikir secara logis. Bila lapar berkepanjangan, berpotensi akan menimbulkan kesempatan untuk melakukan tindak pidana,” katanya, Kamis (15/4).
Kegiatan dapur umum juga menjadi bentuk nyata kehadiran TNI-Polri dalam membantu masyarakat yang kesulitan akibat wabah virus corona. Hal ini sesuai intruksi Presiden Jokowi kepada Panglima TNI dan Kapolri.
“Dan sebagai tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo agar segenap jajaran pemerintah baik di pusat maupun di daerah untuk mendayagunakan seluruh kekuatan dan upaya pada penanganan Covid-19 baik di bidang kesehatan maupun menangani dampak sosial dan ekonomi yang timbul. Instruksi Presiden tersebut menjadi penekanan khusus bagi Panglima TNI dan Kapolri yang segera memerintahkan jajarannya masing-masing untuk bahu-membahu membantu kesulitan masyarakat,” katanya.
Melihat kesigapan TNI-Polri berinisiasi mendirikan dapur umum, Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Sigit Wijatmoko memberikan apresiasi. Sigit menilai, dapur umum tersebut merupakan wujud kolaborasi semua unsur dalam menghadapi wabah Covid-19.
Senada disampaikan Bupati Karo Sumatera Utara, Terkelin Brahmana, Terkelin memberikan apresiasi kepada anggota TNI maupun Polri secara khusus di jajaran Polres Tanah karo dari atas membuat dapur umum. Ia menghargai, berinovasi sebagai simbol kebhinekaan dalam menolong masyarakat di masa pandemi Covid-19.
“Aksi ini merupakan aplikasi nyata dan mewakili tindakan nyata dan tindakan nyata, tentu saja kegiatan yang baik ini, semua pihak yang harus mendukung, kita tahu pekerjaan tanpa pamrih ini, selalu mengedepankan rasa bantuan dan kebersamaan, tanpa membedakan suku dan ras,” katanya.
Inilah sebungkus nasi dari TNI Polri, sebagai bentuk yang terkait dengan anak bangsa yang disebabkan oleh corona, sekaligus penyambung untuk Ibu Pertiwi.
The post Sebungkus Nasi Dari Pak Polisi appeared first on Tribratanews.