Oknum Polisi Berpangkat AKBP Tertangkap Bawa Sabu di Bandara Soekarno-Hatta
pada tanggal
Monday, July 30, 2018
JAKARTA | MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN | Pantas saja menekanan beredarnya narkotika di negara kita (Indonesia) mengalami kesulitan karena yang seharusnya membarantas peredaran tersebut justru dilakukan oleh oknum aparat itu sendiri.
Ini dibuktikan dengan dugaan tertangkapnya oknum perwira polisi berpangkat AKBP. Shubahanallah, oknum ini malah menjabat Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Kalimantan Barat (AKBP Hartono,Red) .
Perbuatan memalukan institusi seragam coklat ini, spotan saja AKBP Hartono dicopot dari jabatannya untuk menjalani pemeriksaan yang bisa saja terancam di "pecat" bila terbukti dari dugaan lantaran membawa narkotika jenis sabu di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
Dalam surat telegram Kapolri nomor 1855/VII/KEP/2018. Isi surat telegram tersebut dinyatakan Hartono dimutasi sebagai perwira menengah bidang pelayanan dan masyarakat polri dalam rangka pemeriksaan.
Brigjen Polisi, Mohammad Iqbal , Kepala Biro Penerangan Mabes Polri, membesarkan pencopotan jabatan Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Kalimantan Barat (AKBP Hartono) karena dugaan membawa sejumlah sabu-sabu saat akan terbang ke Kendari. " Yang bersangkutan telah diamankan dan dalam pemeriksaan di Revisi Propam Mabes Polri, " katanya ,kepada media , Minggu (29/7/2018).
Informasi yang di inpun, Join News Network (JNN) , menyebut terduga Hartono yang ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta pada Sabtu (28/7) diduga membawa sabu. Petugas berhasil mengetahuinya saat Hartono saat melewati mesin x-ray di bandara, petugas Avsec curiga Hartono, ada serbuk putih ditemukan di sana. Tanpa ada perlawanan petugas Avsec mengamankan pelaku dan menyerahkannya oknum polisi ini ke polisi setempat untuk proses selanjutnya. (JNN/NAS).
Editor : Redaktur
Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Oknum Polisi Berpangkat AKBP Tertangkap Bawa Sabu di Bandara Soekarno-Hatta . Silahkan membaca berita lainnya.