-->

Vilmei Mengungkap Kasus Dugaan Pencurian Uang Senilai Rp1,2 Miliar Oleh Karyawan Sendiri

JAYAPURA, LELEMUKU.COM – Konten kreator Vilmei mengungkapkan dugaan pencurian uang miliknya senilai Rp1,2 miliar yang diduga dilakukan oleh salah satu karyawannya sendiri pada Minggu (24/8/2026). Pengakuan tersebut disampaikan melalui sebuah unggahan video di akun media sosial TikTok miliknya setelah ia menyadari saldo tabungannya terkuras habis.

Uang yang diduga hilang tersebut merupakan akumulasi pendapatan Vilmei dari aktivitasnya sebagai pembuat konten di platform TikTok selama sekitar tujuh tahun. Kerugian yang dialami diperkirakan mencapai Rp1,2 miliar, di mana uang tersebut diduga diambil secara bertahap oleh terduga pelaku selama kurun waktu kurang lebih satu tahun.

Aksi dugaan pencurian ini baru disadari oleh Vilmei saat saldo di rekeningnya hanya tersisa sekitar satu juta rupiah. Kejadian terakhir dari pengambilan uang tersebut diduga mencapai nominal sekitar Rp450 juta, yang menjadi bagian dari total akumulasi kerugian yang dialaminya.

Kronologi terbongkarnya kasus ini bermula dari kejadian sederhana saat Vilmei hendak membayar makanan di sebuah restoran. Ketika memeriksa saldo rekening untuk melakukan pembayaran, ia terkejut karena nominal yang tersisa tidak mencukupi untuk membayar makanan yang dipesannya tersebut.

Setelah mendapati kondisi tersebut, Vilmei melakukan penelusuran serta penghitungan kembali terhadap seluruh transaksi keuangannya. Dari hasil pemeriksaan mandiri itu, ia menduga bahwa karyawannya yang bernama Zahra telah mengambil uang tersebut secara berulang kali dengan bantuan dari pacar sang karyawan.

"Salah satu karyawan aku ini ada yang ambil uang Rp1,2 miliar. Dia ambil dari uang TikTok aku yang sebelumnya enggak pernah aku ambil sama sekali dari awal aku ngonten, which is udah tujuh tahun," kata Vilmei pada Selasa (25/8/2026).

Ia juga menambahkan mengenai kondisi saldo rekeningnya yang terkuras hingga tidak bisa digunakan untuk membayar transaksi makanannya. "Diambil tinggal sisa satu jutaan, dan enggak cukup buat makan aku," ujar Vilmei.

Hingga saat ini, dugaan kasus pencurian tersebut baru sebatas pengungkapan dari pihak Vilmei di media sosial dan status hukum dari pihak-pihak yang terlibat masih harus dibuktikan melalui proses hukum yang berlaku. (Evu)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel