-->

Profil Lengkap Provinsi Sulawesi Tengah Sebagai Wilayah Terluas Di Pulau Sulawesi

PALU, LELEMUKU.COM – Provinsi Sulawesi Tengah mencatatkan diri sebagai daerah dengan wilayah terluas di Pulau Sulawesi yang memiliki kekayaan alam melimpah serta pertumbuhan ekonomi yang pesat hingga akhir tahun 2023.

Provinsi dengan ibu kota di Kota Palu ini memiliki luas wilayah mencapai 61.841,29 kilometer persegi. Berdasarkan data akhir tahun 2023, jumlah penduduk di provinsi ini mencapai 3.154.499 jiwa, yang menjadikannya sebagai provinsi dengan populasi terbanyak kedua di Pulau Sulawesi setelah Provinsi Sulawesi Selatan.

Secara administratif, wilayah Sulawesi Tengah terbagi menjadi 12 kabupaten dan satu kota, yaitu Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Buol, Donggala, Morowali, Morowali Utara, Parigi Moutong, Poso, Sigi, Tojo Una-Una, Tolitoli, dan Kota Palu. Daerah-daerah tersebut mencakup 175 kecamatan, 178 kelurahan, dan 1.842 desa.

Sejarah mencatat wilayah ini dahulu dipengaruhi oleh beberapa kerajaan kuno seperti Kerajaan Banggai sejak abad ke-13, Kerajaan Toli-Toli, dan Kerajaan Mori. Setelah melewati masa kolonial Belanda dan kemerdekaan Indonesia, Sulawesi Tengah resmi dibentuk menjadi provinsi mandiri pada Senin (13/4/1964) berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1964, yang kemudian disesuaikan batas wilayahnya melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2022.

Masyarakat Sulawesi Tengah hidup berdampingan dengan moto Nosarara Nosabatutu yang berarti Bersama Kita Satu. Penduduknya terdiri dari Suku Kaili, Poso, Mori, Banggai, serta suku pendatang seperti Bugis, Jawa, Minahasa, dan Toraja. Berdasarkan data kepercayaan, mayoritas penduduk memeluk agama Islam sebesar 77,72 persen, diikuti Kristen Protestan 16,98 persen, Hindu 3,78 persen, Kristen Katolik 0,82 persen, dan Buddha 0,15 persen.

Di sektor perekonomian, provinsi ini mengandalkan sektor pertambangan nikel yang tersebar di Morowali, Morowali Utara, dan Banggai, serta sektor perkebunan seperti kelapa sawit, kakao, karet, dan kopi. Pada triwulan III tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah tercatat mencapai 8,21 persen secara tahunan, yang didukung oleh keberadaan Kawasan Industri Morowali sebagai salah satu pusat pengolahan nikel terbesar di dunia. Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia di wilayah ini pada tahun 2024 telah mencapai angka 71,56.

Sektor pariwisata juga menjadi potensi besar dengan adanya Taman Nasional Lore Lindu, Danau Poso, dan Kepulauan Togean. Untuk mendukung konektivitas, wilayah ini dilayani oleh Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II di Kota Palu, Pelabuhan Pantoloan, Pelabuhan Kolonodale, serta jaringan jalan lintas Sulawesi.

Dengan seluruh potensi alam, budaya, dan pertumbuhan ekonomi tersebut, Provinsi Sulawesi Tengah terus memantapkan posisinya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Indonesia Timur. (Evu)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel