Presiden Prabowo Subianto Meresmikan Groundbreaking Proyek LNG Abadi Blok Masela Di Kabupaten Kepulauan Tanimbar
TANIMBAR, LELEMUKU.COM – Presiden Prabowo Subianto secara resmi memulai pembangunan Proyek Strategis Nasional Liquefied Natural Gas Abadi Blok Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, pada Kamis (16/7/2026).
Proyek senilai sekitar 20,9 miliar dolar AS atau hampir Rp390 triliun ini ditargetkan memiliki kapasitas produksi sebesar sembilan koma lima juta ton Liquefied Natural Gas per tahun. Selain itu, proyek tersebut akan menyalurkan gas pipa domestik sebesar 150 juta standar kaki kubik per hari serta menghasilkan kondensat sekitar 35.000 barel per hari, dengan alokasi sekitar 60 persen untuk kebutuhan dalam negeri.
Pembangunan ini diperkirakan mampu menyerap sekitar 12.000 tenaga kerja selama masa konstruksi. Proyek ini juga diproyeksikan memberikan kontribusi terhadap produk domestik bruto nasional hingga mencapai 137,7 miliar dolar AS hingga tahun 2055.
Peresmian ini mengakhiri penantian panjang selama 28 tahun sejak proyek tersebut pertama kali dicanangkan dan telah melewati masa kepemimpinan enam presiden. Presiden Prabowo Subianto mengikuti jalannya prosesi peresmian secara virtual dari Istana Merdeka karena adanya agenda kenegaraan.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya percepatan pembangunan proyek ini tanpa adanya hambatan. Ia menyatakan bahwa proyek ini merupakan fondasi penting bagi Indonesia untuk bertransformasi menjadi negara industri modern melalui penguatan sektor energi.
“Proyek ini hampir tiga dekade kita tunggu. Hari ini pembangunannya dimulai dan tidak boleh terhambat. Harus selesai dalam waktu sesingkat-singkatnya,” ujar Presiden Prabowo Subianto.
Ia juga mengingatkan agar badan usaha milik negara, Danantara, dan Pertamina memberikan pendampingan kepada para pengusaha lokal agar masyarakat setempat dapat merasakan dampak ekonomi secara langsung. “Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat,” kata Presiden Prabowo Subianto.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang memimpin langsung acara di lokasi mengapresiasi sinergi antara pemerintah, Pertamina, serta mitra internasional seperti INPEX dari Jepang dan Petronas dari Malaysia. Pemerintah berharap dimulainya pembangunan Blok Masela ini dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi di Maluku sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kepulauan Tanimbar. (Evu)