Gubernur Papua Matius D Fakhiri Menyiapkan Sistem Transportasi Laut Terpadu Di Batam

BATAM, LELEMUKU.COM – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menyiapkan sistem transportasi laut terpadu untuk mempercepat pembangunan konektivitas antardaerah di Provinsi Papua pada Minggu (5/7/2026).
Langkah tersebut dilakukan saat melakukan kunjungan kerja ke Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Upaya ini diambil guna menekan biaya logistik serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah pesisir Papua.
Sistem transportasi laut yang sedang dirancang ini direncanakan menggunakan armada kapal berkapasitas besar serta kapal cepat. Melalui penyediaan armada tersebut, pemerintah daerah menargetkan waktu perjalanan masyarakat menuju Kota Jayapura maupun pusat ekonomi lainnya dapat dipangkas hingga hanya memakan waktu satu hari.
Sebelum mengunjungi Batam untuk mempelajari pengembangan armada transportasi laut, rombongan Pemerintah Provinsi Papua juga telah meninjau aktivitas Pelabuhan Perikanan di Padang, Provinsi Sumatera Barat. Kunjungan tersebut menjadi referensi untuk mengembangkan Pelabuhan Depapre di Kabupaten Jayapura menjadi kawasan perikanan terpadu.
Pembangunan konektivitas laut ini nantinya akan menghubungkan berbagai wilayah pesisir mulai dari Kabupaten Jayapura, Kepulauan Yapen, Biak, hingga daerah lainnya termasuk yang terhubung melalui Sungai Mamberamo. Selain infrastruktur fisik, pemerintah daerah juga menyiapkan skema subsidi agar biaya transportasi tetap terjangkau oleh masyarakat untuk memasarkan hasil bumi.
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menjelaskan bahwa Pelabuhan Depapre akan diubah wajahnya menjadi kawasan perikanan terpadu yang didukung oleh industri pengolahan agar hasil produksi masyarakat memiliki nilai tambah yang lebih tinggi. Menurutnya, pembangunan pelabuhan harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang menghubungkan sektor perikanan, industri pengolahan, distribusi, hingga ekspor, ujar Matius D. Fakhiri.
Ia menambahkan bahwa jaringan transportasi laut ini ke depan tidak hanya menghubungkan wilayah di Provinsi Papua saja, melainkan juga akan terkoneksi dengan provinsi tetangga seperti Papua Tengah, Papua Barat, hingga Papua Barat Daya. Pemerintah Provinsi Papua akan terus membangun sarana dan prasarana transportasi laut agar seluruh masyarakat dapat saling terhubung dalam waktu singkat sebagai fondasi pemerataan pembangunan, kata Matius D. Fakhiri.
Peningkatan konektivitas ini diharapkan dapat memperkuat sektor pariwisata serta membuka peluang ekspor bagi berbagai komoditas unggulan dari Papua ke pasar internasional. (Evu)